Hendriyono120887′s Weblog

Just another WordPress.com weblog

STANDAR AKUNTANSI Mei 19, 2008

Filed under: Ekonomi — hendriyono120887 @ 4:43 pm

STANDAR AKUNTANSI
Pendahuluan
Tweedie mengungkapkan bahwa standar akuntansi dihasilkan dari lima interaksi, yaitu: (1) peristiwa ekonomi, kepentingan pribadi, penyebaran ide-ide, perjalanan sejarah dan pengaruh internasional. Sementara itu Nobes dan Parker mengatakan faktor budaya, sosial dan politik merupakan faktor dominan yang mempengaruhi regulasi akuntansi di berbagai negara. Dengan demikian jelas bahwa penentuan standar akuntansi tidak hanya menyangkut masalah teknis. (lagi…)

 

Beli Reksadana di Bank??(Siapa takut…!!!) Mei 9, 2008

Filed under: Ekonomi — hendriyono120887 @ 4:50 pm

SH/Don Peter

REKSADANA – Prospektus reksadana yang selama ini hanya dipegang oleh para manajer investasi, kini dengan mudah dapat diperoleh di sejumlah bank.

JAKARTA — One Stop Service, layanan ini dijanjikan industri perbankan saat ini kepada para nasabahnya. Berbagai layanan diberikan pada satu atap. Dengan adanya komitmen ini, konsumen perbankan tentu akan dimanja dengan berbagai layanan yang disediakan oleh industri perbankan.
Konsumen perbankan dapat melakukan segala aktivitas dan transaksi keuangan lewat satu layanan yang didapat di bank. Membeli dan membayar polis asuransi lewat bank misalnya, tentu sudah bukan sesuatu yang baru lagi. Kerja sama kedua institusi keuangan ini – bank dan asuransi – dikenal dengan nama bancassurance.
(lagi…)

 

Belajar SAP (Sistem Aplication Product) R/3 dari mana? April 24, 2008

Filed under: Ekonomi — hendriyono120887 @ 12:40 pm

Apakah SAP R/3 itu?
SAP adalah aplikasi ERP terbesar di dunia dan begitu juga di Indonesia. SAP faktanya memegang lebih dari 80% ERP application di Indonesia.

SAP dipakai dimana saja?
SAP dipakai hampir disemua lini industri, walaupun awalnya dirancang untuk manufacturing industri. Sehingga Astra Intl, Toyota, Indofood termasuk perusahaan perusahaan pionir untuk implementasi SAP di Indonesia. Meskipun demikian Banking dengan Core Banking-nya, atau Telco dengan Billing Systemnya, tetap bisa menggunakan SAP ini karena system modularnya yang bisa dipakai.

Memang isi SAP apa saja?
Sebagai sebuah aplikasi ERP, SAP termasuk sangat lengkap. Dulu programmer – programmer kita umumnya hanya membuat satu modul saja, misalkan Sistem Informasi penggajian, SI. Keuangan, SI. Perencanaan. Tapi SAP menggabungkan semuanya dari ujung-ujung. Yang artinya, detik ini warehouse department di Sidoarjo mengeluarkan barang (good issue), manajer accounting di headoffice di Cakung Jakarta sudah bisa melihat movement barangnya.

(lagi…)

 

Metode Lain Penilaian Persediaan April 23, 2008

Filed under: Ekonomi — hendriyono120887 @ 3:50 pm

Metode Mana yang Lebih Rendah antara Harga Pokok dan Harga Pasar (LCM)

Ketika nilai persediaan mengalami penurunan dibawah biayanya, perusahaan mungkinsaja memilih metode LCM. Metode ini meliputi perbandingan antara biaya persediaan di tangan dengan biaya penggantiannya. Rendahnya kedua nilai kemudian digunakan, yang mana berasal dari prinsip sejarah biaya normal. Setiap kerugian pada nilai akan diselesaikan melalui jurnal penyesuaian. (lagi…)

 

Reksadana April 23, 2008

Filed under: Ekonomi — hendriyono120887 @ 3:26 pm

Memang pernah disinggung sebelumnya soal investasi dan cara cepat untuk kaya, namun kali ini saya akan coba mengulas lebih detil soal investasi di reksadana. Seperti yang Anda mungkin sudah tahu, reksadana (mutual fund) adalah wahana yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) untuk kemudian diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh manajer investasi (MI). Portofolio efek tersebut bisa berupa saham, obligasi, instrumen pasar uang, atau kombinasi dari beberapa di antaranya.

Orang bilang jangan letakkan telur-telur Anda dalam satu keranjang. Maksudnya, untuk mengoptimalkan keuntungan sekaligus meminimalkan risiko perlu dilakukan diversifikasi agar bila terjadi kerugian pada satu aset, masih bisa di-cover dengan aset lain untuk menghindari kerugian maksimal. Konsekuensinya, kita perlu membangun suatu portofolio aset, yakni sekumpulan aset dengan berbagai profil risiko yang berbeda seperti saham, obligasi, deposito, dan lainnya. Repotnya, untuk membangun portofolio ideal diperlukan dana yang relatif besar; hitung-hitungan saya, paling tidak perlu Rp 10 miliar. (lagi…)

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.